Bagaimana Teknologi NVIDIA Reflex Bekerja

Selain ray tracing dan anti-aliasing DLSS 2.0 berbasis AI, video game modern (khususnya Fortnite) juga mendukung teknologi NVIDIA Reflex, yang dirancang untuk mengurangi latensi sistem yang terjadi antara menekan tombol dan menampilkan tindakan pada layar (misalnya: menekan tombol mouse - tembakan).





Mengukur input lag itu rumit, jadi NVIDIA Reflex menggunakan rangkaian firmware. Pertama, mari kita bicara tentang monitor esports 360 Hz baru dengan modul G-Sync yang menjalankan Reflex Latency Analyzer. Selain manfaat nyata dari kecepatan penyegaran tinggi dalam permainan kompetitif, tampilan terintegrasi "Latency Analyzer" mengukur latensi mouse yang didukung yang terhubung ke monitor, latensi PC, dan latensi tampilan bingkai.





Semua statistik ini ditampilkan melalui antarmuka GeForce Experience. Dengan menganalisis latensi di berbagai tahap, pemain esports dan pemain profesional dapat meningkatkan taktik mereka, mengoptimalkan pengaturan game, atau membangun PC dengan latensi terendah.





Kartu grafis mana yang mendukung NVIDIA Reflex dan cara mengaktifkannya

NVIDIA Reflex, , , . , NVIDIA Reflex , Maxwell ( 900- ), G-Sync- - , NVIDIA. Reflex, .





NVIDIA Reflex:

, CPU 1-3 ( , , ). , . — . NVIDIA Reflex .





Reflex, , . — , , GPU - . .





NVIDIA Reflex

NVIDIA Reflex saat ini didukung di Fortnite, Valorant, Call of Duty: Warzone, Call of Duty: MW 2019, Call of Duty: Cold War , Destiny 2, dan Apex Legends. Dalam waktu dekat, dukungan untuk teknologi tersebut akan muncul di penembak online Overwatch dan Rainbow Six: Siege. Omong-omong, Warzone juga akan segera menerima dukungan DLSS 2.0, yang akan menghasilkan frame rate yang lebih tinggi untuk permainan yang mulus.






Beri tahu kami di kolom komentar apa pendapat Anda tentang teknologi Reflex NVIDIA. Mari kita bahas: apakah teknologi lilin ini sepadan? Atau itu semua hanyalah taktik pemasaran untuk meningkatkan penjualan monitor 144/240/360 Hz. Bagaimana menurut anda?








All Articles