Pada artikel sebelumnya Kami mencari bijih emas di pulau Sumbawa, IndonesiaSaya berbicara tentang pencarian emas di Indonesia, di mana dengan kondisi geologi yang serupa, urat-urat emas sering muncul ke permukaan, sedangkan di Siberia urat-urat biasanya terkubur di bawah batuan sedimen. Tentu saja, puluhan meter lapisan dengan periode dan komposisi geologi yang berbeda sangat mempersulit tugas pencarian mineral bijih. Selain itu, terdapat masalah ketersediaan data geologi yang dikumpulkan langsung di lapangan - tugas survei wilayah Indonesia yang hangat dan Siberia yang berawa beku tidak ada bandingannya. Dan Anda juga harus ingat tentang spesifik Rusia - survei geologi terperinci pada zaman Uni Soviet masih diklasifikasikan (dan setelah itu tidak dilakukan, setidaknya pada skala yang sebanding), sementara peta kertas dan data pengeboran ada di arsip.dan jumlah sumur di peta dan laporan pengeboran sengaja diubah dan tabel korespondensi disimpan oleh Kementerian Pertahanan ... seperti dalam kisah tentang kematian Kashchei. Jadi kenyataannya, data ini sama saja dengan yang tidak ada.
Karena kompleksitas masalah tersebut, maka diperlukan metode statistik yang serius seperti analisis multispektral. Menariknya, kami sudah memiliki penganalisis seperti itu ... di kepala kami. Hal ini dapat dengan mudah dikonfirmasi oleh fakta bahwa kita dapat membedakan apa yang disebut "dering merah" dari lonceng - efek ini tidak muncul pada spektrum, tetapi terlihat jelas pada bispektrum. Kebanyakan orang dibedakan oleh lonceng dengan dering merah, bahkan tidak membutuhkan telinga untuk musik. Seorang ahli geologi berpengalaman yang terlibat dalam penguraian visual gambar ruang angkasa dapat secara manual mengisolasi elemen yang menyertai berbagai struktur geologi yang terkubur. Seperti biasa, kami akan menggunakan metode komputasi dan membangun model geologi 3D untuk analisis otomatis.

pengantar
Google Earth Engine . , , , , , β . ( ) . , , β , , , . , - . () β , . , ( ) , , . , , , β , . , .
β . , , , , ALOS 30 Sentinel-1 10 . , , . , ( ), . , ( , , ).
, , , (, ) , , , ( ). , , . , . ( ), .
( ), . ? , , , β , , , (), . , , . ( ), ( , ).
, , . -200/2, N-45-XIII . :

β , ( ) ( ). , - . , :

β ( , ) , - . , - - β . , , , ( , , , β¦ , , ). , , ( , ). , () () , .
, . , β , () , , , ( , ). , , . ( ) , , , , . , , , . β , . , .
. , , ( ) ( ) . , . β , . , :

, 20-60 80 , .
(, ), ( ), ( , ). , 300 ( ):

, - .
( ):
, . .
()
, . , () , . , , , , . , , , . , , . , . , , . , , .
, SVC RBF. , , , . , 3D , , .
, . , . , , . , , . Β« Β» , . , . , . , , , . , , , . , .
, . , , . , , . ? , . , , , ( ). , . , , . , . , .