Pandangan baru tentang reaksi kimia

Dalam kimia modern, ada banyak klasifikasi berbeda dari reaksi kimia berdasarkan perubahan sifat esensial zat yang berpartisipasi dalam reaksi: perubahan bilangan oksidasi unsur, perubahan berbagai kelompok molekul, dll. Dalam artikel ini, saya ingin mengusulkan jenis klasifikasi yang tidak didasarkan pada sekumpulan terbatas dari berbagai jenis reaksi, tetapi pada prinsip-prinsip lain, yang, menurut pendapat saya, memungkinkan untuk membuat beberapa asumsi tentang kelayakan dan kondisi suatu hipotesis atau nyata tertentu. reaksi kimia.





Saat ini, lebih dari seratus juta bahan kimia yang berbeda diketahui, sebagian besar organik, dan jumlah pasti dari kemungkinan reaksi kimia sangat besar sehingga sangat melelahkan untuk mempelajarinya di laboratorium.





Perkembangan pemodelan komputer di banyak cabang ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kimia, pengenalan perkembangan yang menjanjikan di bidang kecerdasan buatan, jaringan saraf, dan pembelajaran mesin dapat secara signifikan mengurangi jumlah penelitian laboratorium yang diperlukan untuk memecahkan masalah tertentu.





Klasifikasi yang diusulkan sedang dikembangkan oleh saya untuk aplikasi dalam sistem pembelajaran mesin dan saat ini mungkin tidak lengkap dan / atau tidak akurat.





Saya juga ingin mencatat bahwa saya bukan ahli di bidang kimia, tetapi hanya menaruh minat besar pada sains ini sebagai hobi, oleh karena itu plagiarisme yang tidak disengaja dan ketidakakuratan lainnya mungkin terjadi. Ide-ide yang diuraikan hanya berdasarkan pemahaman saya tentang kimia, jadi saya akan selalu menerima komentar yang memenuhi syarat dari orang-orang berpengetahuan tentang topik yang dibahas di sini.





Jadi, titik awal dari studi kecil ini adalah fakta yang diterima secara umum bahwa struktur molekul sangat penting dalam kimia. Terdiri dari apa strukturnya? Dari sudut pandang matematis, dalam kasus umum, ini adalah grafik siklik, di simpulnya ada atom, dan ujungnya diwakili oleh ikatan kimia.





Ikatan kimia adalah topik yang sangat menarik. Menurut konsep umum, ketika ikatan kimia baru terbentuk, sejumlah energi dilepaskan, dan untuk memutuskan ikatan kimia, dibutuhkan energi yang kira-kira sama banyaknya.





Secara teori reaksi kimia terlihat seperti ini: terdapat reagen atau reagen yang dalam kondisi tertentu (suhu; tekanan; katalis, dll) saling bereaksi dan membentuk suatu produk atau produk reaksi.





? : , .





, :





, . .









. , , , .





,    , . , , .. .





:  +0R0. +N –N, . , , .. , .





:





(I)   ;





(II)  ;





(III)  .





:









-2, -1 .. o-o .





  ( )    −1, , , +1 ( $SiH_4, B_2H_6$).    , — .





,





, , , . -4 +4, 4 0 -2.





+8R8. -8R8. , , .









, : , .   :





      . . , ,  , , ,  .   .





, :

















, :





 





: , , .





-12R12 ( 12 ).





: ? . ,  , O-H O-C , .





: ?





, .





, , .





, , .





:





0R0 , |N| .





N R.





, .





Itu saja, jika ada hasil penelitian yang dikonfirmasi diperoleh, maka saya pasti akan menulis lanjutan artikel ini.








All Articles