Artikel ini merupakan sinopsis dari buku A Little Book on Black Holes. Materi tersebut dikhususkan untuk objek astronomi seperti binari sinar-X dan quasar.
Tahun 1960-an dan 1970-an merupakan revolusi nyata dalam memahami lubang hitam. Konsep teori lubang hitam modern pada umumnya dibangun dengan tepat berkat pencapaian matematika dan wawasan mendalam dari banyak peneliti. Pada saat yang sama, para astronom melihat lebih dalam dan lebih jauh ke alam semesta, menggunakan teleskop radio dan optik yang semakin sensitif. Dua kelas baru dari objek astronomi ditemukan: kuasar dan biner sinar-X. Di sanalah, seperti yang dipikirkan para ilmuwan, bahwa lubang hitam berada.
X-ray ganda
Biner sinar-X adalah sistem bintang yang terdiri dari bintang biasa dan pendamping tak terlihat kedua yang sangat dekat dengannya, diyakini sebagai katai putih, bintang neutron, atau lubang hitam. Kedua sahabat berputar di sekitar pusat massa yang sama. Dipercaya bahwa materi dipindahkan dari bintang yang diamati ke permukaan pasangan tak terlihat, yang menjelaskan emisi intens foton sinar-X oleh sistem ini.
Tetapi jika objek kedua tidak terlihat, bagaimana para ilmuwan tahu bahwa itu ada? Jawaban atas pertanyaan ini diberikan oleh pergeseran Doppler yang disebabkan oleh gerakan orbitalpanjang gelombang foton yang dihasilkan di atmosfer bintang yang diamati. Atom dan molekul hanya menyerap dan memancarkan foton pada panjang gelombang tertentu. Ini adalah bagaimana garis spektrum terbentuk; setiap atom atau molekul dibedakan oleh satu set garis unik, yang dengannya keberadaan atom-atom ini dapat dikenali. Ketika para astronom mengambil spektrum bintang, mereka melihat dalam spektrum ini banyak garis absorpsi dan emisi yang dihasilkan oleh atom dan molekul di atmosfer bintang-bintang ini. Jika sebuah bintang memasuki sistem biner, garis-garis tersebut secara berkala akan menunjukkan perpindahan merah dan biru secara bergantian, yang disebabkan oleh gerakan orbital bintang tersebut terhadap pusat massa yang sama dengan bintang kedua.
, , – , . , , , , Cyg X-1, ? . , , . . , . . . . , . , . , , .
: . , -, , , , , , , .
() . , : . , , , , , . . , .
, , , . : , . , . , . . , , . , , . , , . , .
, CygX-1 30 000 20 . . . : 15 . ? . , , . , . ; . , , . , .
, 1,4 , , – . , . , , – . , . , . , II . , , .
, ( ): – – (TOV). , , , TOV . , . , . , TOV, . , , , , , .
CygX-1. 15 . , , . 15 – TOV. , , , , - , () . , « », ? , ( ) . . , , , CygX-1. ( , ). , « » CygX-1, , .
, , , , CygX-1 – . . , , CygX-1. – , , , . . , , (ISCO). , , , , . ISCO- , , , . . – , .
, , . . , , .
, , , . , , ISCO-. , , , , . , , CygX-1, . , , , ISCO-. , CygX-1 , , , .
, CygX-1 , , , . . , CygX-1 . 14 2015 , , , . : LIGO . , , CygX-1 .
, 1960-. , . «» . « », : « , , – - , ». , – (AGN). , , . , , . , , – , LIGO , 65 , - . , . , , !
, - , , .
– , . , . , . , , , . , , , , . , , ISCO-, , (E = mc²) . , ISCO-. 6 %, 42 % . ! , , , 100 , , .
, , , : , ? «» , , , AGN. , . , . , , , , . , .
, – . , , . , , . , . : , , , ? , , , / - , : - . , . . .
Saya akan sangat senang jika Anda menyukai artikel ini. Saya merekomendasikan kepada semua orang yang tertarik dengan materi untuk membaca bukunya sendiri. Meskipun kecil, ini menggambarkan lubang hitam cukup dalam (setidaknya dalam hal sains populer, bukan literatur profesional).