Kami menyebutnya virus corona :
TAPI untuk kelelawar
itu bukan ancaman bagi hidupnya. Dia tinggal bersamanya. Melakukan sebagian dari fungsi. Dia dan tubuhnya seimbang. Jika tidak, sistem kekebalan akan membunuhnya atau virus akan membunuh kelelawar.
Tubuh manusia awalnya menganggap COVID-19 sebagai virus, yaitu. ancaman dan mulai melawannya.
, - . , - , , .
, " " - , , .. "" : - , .
?
, , , - , , . !
? - , ? , -. ? - - . , , . - : c ? ? ? ?
, , . . , - . - , .
, , . . , .
ps ketika saya sudah menulis teks utama, saya bertanya-tanya lagi mengapa virus corona begitu tertarik pada paru-paru manusia? tidak ada ginjal, tidak ada hati, tidak ada mata, tidak ada telinga, atau apapun?
Dan menurut saya, saya menemukan jawabannya, sederhana saja, virus corona berada di reservoir alaminya - kelelawar membantunya menyelesaikan beberapa fungsi yang berkaitan dengan pernapasan.
Mungkin dia ingin membangun kembali paru-paru seseorang seperti kelelawar?
