Google berencana mengganti cookie dengan teknologi baru untuk mengumpulkan informasi pengguna bagi pengiklan. Uni Eropa khawatir akan monopoli raksasa IT di bidang data anonim (OD) dan de-anonimisasi. Perwakilan bisnis dan pakar setuju bahwa perusahaan Amerika hanya akan secara resmi mematuhi undang-undang negara tentang perlindungan data pribadi (PD). Faktanya, Google akan menerima alat IT tidak hanya untuk pemasaran, tetapi juga untuk manipulasi ideologis warga.
Cookie vs FLoC
Electronic Frontier Foundation (EFF), yang melindungi hak-hak pengguna di Internet, mengkritik pengembangan Google baru - Federated Learning of Cohorts (FLoC), yang akan menggantikan cookie. Menurut para ahli EFF, teknologi baru tidak memungkinkan adanya anonimitas.
Raksasa TI pada Januari tahun ini memperkenalkan FLoC - sistem penargetan berdasarkan minat pengguna. Produk IT akan didasarkan pada Chrome. Saat ini, fitur tersebut sudah termasuk sebagai fitur eksperimental di versi browser berikutnya dan akan diluncurkan pada bulan Maret tahun ini.
FLoC akan mengumpulkan data tentang pengguna melalui browser yang dipasang di gadget, membatalkan personalisasi mereka menggunakan pembelajaran mesin, dan kemudian mentransfer informasi yang tidak dipersonalisasi ke server perusahaan. Pengembang memastikan bahwa tidak akan ada riwayat penelusuran atau kunjungan situs tertentu dalam data.
Tujuan utama FLoC adalah untuk membuat di sisi browser produk setengah jadi pemasaran yang akan mengklasifikasikan pengguna ke dalam kelompok (grup) tertentu. Informasi ini akan memungkinkan perusahaan untuk membangun strategi periklanan yang ditargetkan untuk mempromosikan produk mereka. “Untuk server, pengguna bukan menjadi“ Ivan Ivanov, ”tetapi perwakilan dari grup target tertentu. Misalnya, "seorang ahli barang antik dan opera," kata Leonid Churikov, analis terkemuka di SearchInform, kepada RSpectr.
EFF mencatat bahwa Google membuat poin nyeri baru dengan memecahkan masalah cookie.
“Cookie itu memiliki citra beracun. Orang tidak suka diawasi. Selain itu, mereka bahkan tidak diberi tahu tentang pengumpulan data selama aktivitas web, ”jelas L. Churikov.
, , (GDPR) , cookies . , - , . . , - , – FLoC – . , : , , .
, «»:
, , , . , Chrome, Google. FLoC . GDPR ( , ). . Google «» – , .
- «» , , , . « , . », – .
, , RSpectr IT- Omega : « Google FLoC- . , . , . , FLoC-».
Google , , , c RSpectr Moscow Digital School .
""
, , . . « , », – RSpectr - RAMAX Group .
. , , , , IP- .
, . , . . , FLoC- .
«» , Google .
«» , , .
, «»:
. , . , . , . – . IT- , FLoC – Google .
, , IT- , .
, « » – cookies. « FLoC : , , . FLoC , , », – ..
, FLoC- , , RSpectr Cross Technologies . , . FLoC , , Google GDPR, . GDPR.
, .
. , .
2020 YouTube, Facebook, Google , IT- , ..
, Omega:
, Google . Twitter . YouTube , Facebook – , . , , .
2020 , Privacy Shield (« »). – . , , , , ..
, , ..
, . Google. , IT- digital-.
Google , FLoC 95% .
EFF , , .
, . « , . , », – ..
.
, «»:
, . , .
. . « , . , , », – .
FLoC . , . -. « FLoC , . , - , », – ..