Empati misterius: bagaimana mengembangkannya

Dalam dua artikel sebelumnya, saya berbicara tentang kesamaan antara tujuan dan alat dari pemimpin tim dan psikolog, dan mengapa pemimpin tim harus menggunakan alat tersebut . Hari ini saya akan memberi tahu Anda lebih banyak tentang empati dan bagaimana Anda dapat mengembangkannya dalam diri Anda sendiri.





Beberapa Fakta Tentang Empati

Empati bisa menjadi emosional , ketika Anda mengalami secara internal, merasakan apa yang dirasakan orang lain, dan kognitif , ketika Anda mengingat diri sendiri dalam situasi yang sama, emosi dan perasaan Anda, dan Anda dapat mengasumsikan apa yang orang ini rasakan sekarang.





Empati tidak membuat Anda baik, pengertian, dan menerima. Sebaliknya, dia membuat Anda dewasa, melepas kacamata berwarna mawar Anda. Anda memahami perasaan orang lain dan bagaimana perasaan Anda dengan perasaan ini, bagaimana perasaan Anda tentang topik ini. 





Dan akhirnya, empati mengguncang kecerdasan emosional. Membaca buku tentang kecerdasan emosional memang bagus, tetapi yang lebih baik adalah berolahraga.









Ada 3 posisi dalam kaitannya dengan empati. 





1. "Empati adalah mekanisme penting, saya menggunakannya / mencoba menggunakannya."





Posisi ini dekat dengan saya.





2. “Empati macam apa, apa aku bagi mereka, Bu? Apakah saya akan bertanya bagaimana kabar mereka? Saya menetapkan tugas untuk mereka, dan mereka harus memenuhinya. Dan apa yang terjadi di sana, sama sekali bukan urusan saya. 





Dengan posisi ini, sudah melekat pada diri kita untuk mengatur tugas dan pergi. Orang dianggap sebagai sumber daya. Posisinya lebih dekat dengan saya ketika Anda melihat orang pada orang lain dan tahu bagaimana berinteraksi dengan mereka dan menyoroti apa yang penting bagi mereka, apa yang memotivasi mereka. Di mana Anda perlu sedikit melembutkan "semangat", dan di mana, sebaliknya, "menyalakan". Kemudian pekerjaan tersebut ternyata dapat dibangun dengan lebih efisien dan efisien. 





3. “Sebenarnya, ada orang yang tidak memiliki empati. Mungkin saya. Mungkin saya tidak punya empati. " 









, . , . , , , , . 





, , , . , , , . -, … ", .. ". 









, , , . . 





: , - . , , , , . . , , , . 





. , .





– one to one , , , - , . «, ? -?» , , , . , , , - .





, : « ? , , ! , ». , . one to one, , , , , - .  





, , , . . , , , , , . , , , , .. 





! , , , . , , , . 





, : « ? , , , , ». ! . : ? ? , . , . , , . , , ; , , , . , , , . , , .





, .





1. : , , , . , , , . , , – , , , , , . , . – , . - , . 





2. , . , - . , , , . .





, , , . , , . , , . 





3. . , , . , , . , , , ; : , , .





, . . 





4. . : ? 





, : , 3-4 , : « ?» 3-4 . « », , : , ? 





« » : , , .. : – ?





5., – -   .









. . , ,











Jaga dirimu!














All Articles