Pengalaman saya dalam tim yang mengatur diri sendiri

Halo! Saya ingin memberi tahu Anda tentang pengalaman saya dalam tim yang mengatur diri sendiri. Selama satu setengah tahun, ada 3 hingga 5 pengembang, saya tidak mempekerjakan mereka, tetapi saya membangun semua proses dan pengembangan dari awal. Saya akan memberi tahu Anda apa itu tim yang mengatur diri sendiri, manfaat apa yang dibawanya bagi perusahaan, tim, dan anggotanya.





Tim yang mengatur diri sendiri

, - . (front-end), (back-end), , , . : , , , , , , .





, ( , ), โ€” Go Python, Jenkins Github Actions, Kubernetes.





, , , , โ€” .





: , , .





, , . , .





. , , . , , , .





1-to-1 , . , - - โ€” , , .





โ€” , .





, , (, ) .





Trunk-based, , -master (develop) GitFlow Workflow. master, , , , deploy preview (feature branch, review app) โ€” . โ€” master โ€” .





:





  • , , ,





  • ,





  • , ยซยป (, , ).





:





  • , , ,





  • , , , , ,





  • , .





, - , - .





, , . , . , . , . , win-win ( ), , .





- โ€” .





:





  • ,





  • ,





  • Saya suka jika setiap anggota tim memiliki tanggung jawab yang sama, menyatukan dan membawa hasil.





Terima kasih atas perhatiannya, artikel akan saya update jika saya lupa menyebutkan sesuatu. Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin mendiskusikan sesuatu, saya menunggu di komentar atau pesan pribadi.








All Articles