Lima Alasan Menggunakan Apache Wicket

Apache Wicket adalah kerangka pengembangan web Java. Saya merasa bahwa dia tidak diberi perhatian sebanyak yang seharusnya dia terima. Saya telah menggunakan Wicket secara profesional untuk proyek nyata selama 6 tahun terakhir dan saya menyukainya! Dalam posting ini, mari kita lihat lima alasan mengapa Anda harus mempertimbangkan untuk menggunakannya.





1. Pengelolaan negara yang sederhana

Pengalaman pengembangan aplikasi Wicket sangat mirip dengan pengembangan desktop. Terkadang Anda hampir lupa bahwa Anda bekerja dengan HTTP, karena tidak perlu menyimpan negara. Ini karena di Wicket, halaman web dan semua komponennya (tombol, kotak teks, dll.) Adalah objek Java yang mempertahankan statusnya sendiri. Status komponen dibuat serial dalam sesi pengguna dan deserialisasi pada waktu yang tepat.





Sederhananya, katakanlah Anda memiliki formulir dengan bidang yang diisi dan dikirim pengguna. Dalam aplikasi Wicket, formulir ini, bidangnya, dan tombol kirim adalah komponen (objek Java) yang dibuat dan ditambahkan ke halaman web. Saat mengklik tombol kirim:





1. Kami secara otomatis memiliki akses ke input pengguna, biasanya dalam bentuk kolom POJO.





2. Kami tidak perlu mengikat permintaan HTTP POST dengan permintaan GET.





Kami juga tidak perlu memikirkan untuk mengisi kolom formulir dengan nilai yang dikirimkan. Ini dilakukan dengan menggunakan model, yang merupakan konsep inti dari Wicket.





2. Integrasi HTML Standar

HTML di Wicket tidak memerlukan tag khusus, tidak seperti beberapa kerangka kerja lainnya. Nyatanya, Anda dapat mengambil HTML yang ada dan mengintegrasikannya dengan aplikasi Wicket Anda dengan sedikit atau tanpa perubahan. Untuk menghubungkan tag HTML ke komponen Wicket, hanya diperlukan satu atribut: wicket: id



Perhatikan contoh:





<div wicket:id="userName">Roman</div>

add(new Label("userName", getUsername()));
      
      



wicket:id "userName"



HTML Wicket. Wicket Label div



. , . , . Wicket HTML / CSS / JS, , React. , .





3. Javascript ( )

- JS. AJAX, Wicket, , JS- . Wicket JQuery JS- -. , . , . Javascript . Wicket -.





4. /

Wicket - . , , . , , . , , , . :





send(getPage(), Broadcast.BREADTH, new CriticalUpdate(target, payload));
      
      



- CriticalUpdate , :





public void onEvent(IEvent event) {    

if (event.getPayload() instanceof CriticalUpdate) { 

      String msg = ((CriticalUpdate)event.getPayload());       //do something with the msg    

  } 

}
      
      



5.

/ Wicket , , . Wicket , . , . - CRUD: . . , , , , . Semua ini dapat dilakukan menggunakan kode Java dan JUnit murni, tanpa menggunakan Selenium, Puppeteer, atau pustaka serupa.





Kesimpulan

Saya harap Anda sudah cukup banyak mendengar untuk mencoba Wicket. Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut:





  1. Kunjungi situs resmi untuk mendapatkan dokumentasi yang bagus.





  2. Lihat contoh kode dari praktik pengembangan web umum.












All Articles