Matahari terbenam sebagai proses non-linier, senja tak terduga, dan sifat tak terduga lainnya dari fenomena sehari-hari
Ketika saya memberi tahu teman-teman saya bahwa saya sedang membuat perangkat untuk menentukan panjang hari, mereka sangat terkejut: bukankah itu takdir ke google? Tapi saya tertarik pada hal lain. Orang-orang mengatakan "hari yang gelap sekali", atau "di pagi hari, ternyata sudah terang pada jam lima," yang berarti nampaknya subjektif, tetapi sebenarnya parameter yang sangat spesifik: iluminasi di sini dan sekarang. Pada garis lintang ini, pada hari ini dalam setahun, dengan awan ini, dengan cakrawala ini, membangun rumah atau selalu berawan karena kabut asap kota, dengan jendela menghadap ke timur atau selatan. Senja bisa terang atau cerah, dipengaruhi oleh vulkanik, angkasa, atau debu buatan manusia. Awan yang kuat dan kabut asap memperpendek hari menjadi puluhan menit: Matahari telah terbit, tetapi hari masih gelap. Dan pembiasan atmosfer mampu menunda matahari terbenam atau mempercepat kenaikannya hingga sepuluh menit.Mengapa tidak hanya mengukur - dalam menit dan jam - rentang waktu dari satu ambang cahaya ke ambang cahaya lainnya? Perangkat itu ternyata bernilai sen, tetapi dalam cerita ini bukan dirinya yang menarik, tetapi fenomena alam yang memengaruhi iluminasi. Mari kita mulai dengan mereka.
Turun dengan kediktatoran paralel ke-55
Pada 24 Desember 2020, layanan YandexWeather melaporkan bahwa di kota saya, Matahari naik pada 8 jam 58 menit, ditetapkan pada 15 jam 59 menit, dan lamanya hari itu (pengurangan sederhana) 7 jam 1 menit. Segalanya tampak jelas. Tapi pada 24 Desember, jelas di mana saya tinggal. Dan pada tanggal 25 Desember (lamanya hari itu sama 7 jam 1 menit, titik balik matahari, bagaimanapun) - badai salju turun dan mendung. Tentu saja, tanggal 24 Desember menurut saya "lebih lama" dari tanggal 25. Pengukuran instrumental (tentang mereka di bawah) mengkonfirmasi perasaan subjektif: pada tanggal 25 Desember, tempat saya tinggal, 42 menit lebih gelap daripada tanggal 24.
, , : - , 55 , . ? 1 1986 ( ) , – 7 25 . - ( - Stellarium, Starcalc) , . ( 43 ) – 9 13 . 1 . « ».
, , ? .
18 2019 . : , , 2020- . , – , (, 90 ). 20 45 , . : , . – 20 47 – . , . , , , ? : 20 52 , . !
- , 20 40 . , , . Starcalc 20 43 . , – . suncalc.org 20 47 . , «» , : , . .
, , . , . . , . - : 20 40 , , . , ( , ). 35 . , : , , .
«» . « » - . - : , .
- . Starcalc , (, , ). . Suncalc.org, , . : , (585 ) 2-3 , . , . , 2019 - , 70-100 . «» , .
«» . . , – .
, . - «» (1963 ), .
: , , – . : () . , . ( - ). , , , , , . , , .
, , , . (« »), (, !). -, , , , 34,7 . – , , , « ».
, ( 6 ), ( 6- 12 ) ( 12- 18 ). ( ), , « ». – , « », – . – «». , . , - . - . : , 2020 , , .
– «», – ! , , . . «» ( 10 ). «» . « », , , 2004 , , .
( ) : .
- , . : , . , . 12. , . , . , . . 1,5 . , : ( , ), . ? ? - - . .
. 0,3-0,5 . , .
, , - . . . , . , ? (, , ): . , . -. , , .
– . . 3 , 6 ( ) . . : . , , .
Hasilnya adalah instrumen yang berguna, seperti heliograf. Yang seperti itu masih bisa ditemukan di sana-sini di observatorium. Bola kaca, diikuti dengan selotip kertas di pagi hari. Matahari, jika bersinar terang, meninggalkan bekas di kertas; jika tidak bersinar, ia tidak terbakar. Sore harinya peneliti mengeluarkan kaset tersebut, menandatangani tanggalnya, dan menyimpannya di dalam arsip. Serangkaian panjang bacaan dari instrumen kami akan menarik. Saya belum punya seri seperti itu, tapi hasilnya indikatif. Awan, seperti yang diharapkan, mencuri jam cahaya, dan sangat mengejutkan bagaimana senja berbeda dari malam ke malam.