pengantar
Perluasan ruang yang dilihat oleh sistem optik untuk meningkatkan konten informasi dan mempertahankan kualitas gambar yang dapat diterima akan selalu menjadi tugas mendesak bagi kalkulator optik. Ada banyak pendekatan untuk mendapatkan gambar panorama, tetapi sistem lensa terpusat tetap yang paling mudah diakses. Bersamaan dengan ini, sulit untuk tidak memperhatikan pertumbuhan yang cepat dari arah instrumentasi optoelektronik seperti sistem infra merah dari tipe "melihat", di mana elemen fungsional utamanya adalah detektor radiasi matriks. Bahan yang digunakan untuk membuat sistem optik dalam jangkauan inframerah bukan tanpa kekurangan, tetapi memiliki kemampuan korektif yang luas karena indeks bias yang tinggi dan koefisien dispersi atipikal.
Perpaduan
Setelah perhitungan dimensi awal, dengan mempertimbangkan parameter penerima radiasi, tahap awal sintesis lensa sudut super-ultra-lebar distorsi adalah pembuatan sistem optik panorama dengan bidang pandang setengah bola (kubah penuh) 180 × 360º, dibentuk dari lampiran afokal (konverter) dalam bentuk sistem teleskopik Galileo dan lensa dasar, mereka penyelarasan lebih lanjut melalui diafragma apertur umum dan pengoptimalan bersama. [1, 2] Saat membuatnya dan kemudian mengoreksi penyimpangan, paling efektif menggunakan metode komposisi [3]. Selanjutnya, dari sisi ruang objek, meniskus negatif cembung cekung (hamburan) dengan indeks bias tinggi dan nilai daya optik rendah dipasang pada sistem optik yang dihasilkan. Sebut saja komponen ini attachment super ultra-wide angle.Tahap selanjutnya dari sintesis adalah peningkatan berulang dalam bidang sudut ke yang diberikan dengan optimasi gabungan. Jari-jari kelengkungan dan ketebalan digunakan sebagai nilai variabel, dengan batasan desain yang diperlukan. Langkah meningkatkan bidang sudut adalah dari urutan 2-0,5 °, dengan penurunan bertahap ketika nilai tinggi tercapai dan fungsi tujuan dasar diperbarui pada setiap langkah pengoptimalan.
, , . , , . 320° 360° , . 1.

, , . (. 1). «Zemax». [4] , , .
1.
№ |
|
| 1 | 2 |
1 | XZ/YZ | SAG(X/Y) | 2 () | ― |
2 |
| CVVA | 2 () | ― |
3 |
| RECI | 2 () | ― |
4 |
| DIFF | 3 () | 1 () |
5 |
| OPGT | 4 () | ― |
, , , – , , .
: ; 2ω=180°; ; 2ω≥300° .
, , , , 90º, .
(. 2). Δλ=3,6÷4,9 , 512×512 ( ) 15 , 8 24 . , , . 2.
2.
|
|
|
, | 4 | 5 |
2ω, . | 180 | 300 |
f', | 3,2 | 1,9 |
, | 150 | 190 |
K | 3 | |
y’, | 7,68 | |
Δλ, | 3,6÷4,9 | |

. 0,5 (. 3). 0,3 (. 4). () (. 5). (. 6). , 95%, ( ) , 100% [5]. .




() – [6]. , , F-θ ( ω=θ), . 25% (. 7). , .1, , , .

360°×360°, . , , , - , , 120°, 240° (. 8).

.
, .
, , , . , . , . , , . [7] , , [8], , . , , .
. -, , : -, -, -, - ..
.., .. - // - "". 2018. . 17. №3. . 47-54.
.., .. // « ». 2018. 9. №6. . 74-75.
.. .: . «», 2011. 384 .
ZEMAX® Optical design program. User’s guide. Tucson, Arizona, USA: Zemax LLC, 2014. 879 p.
.. , .. «» .: , 2004. 444 .
C. Hughes, P. Denny, E. Jones, M. Glavin Accuracy of fish-eye lens models // APPLIED OPTICS. 2010. V. 49. №17. P. 3338-3347.
M. Vollmer, K-P. Möllmann Infrared Thermal Imaging. Fundamentals, Research and Applications. Second Edition, WILEY-VCH Verlag GmbH & Co. KGaA, 2018.
J.W. Howard, I.R. Abel Narcissus: reflections on retroreflections in thermal imaging systems // APPLIED OPTICS. 1982. V. 21. №18. P. 3393-3397.