Nilai produk IoT tidak terletak pada teknologi atau koneksi Internetnya, nilainya adalah informasi yang dikumpulkan perangkat pintar dan diubah menjadi panduan tindakan. Faktanya, sensor itu sendiri atau aplikasinya, misalnya, tidak penting untuk parkir - informasinya penting: di mana mudah dan cepat memarkir mobil selama jam sibuk.
Bagian integral dari "Internet of Things" adalah antarmuka dan kegunaannya, karena gadget "pintar" tersebut harus berinteraksi tidak hanya dengan pengguna, tetapi juga dengan satu sama lain.
Dengan menggabungkan data dari berbagai sumber, maka terbentuk arus informasi yang hampir tak ada habisnya, yang akan berguna untuk berbagai bidang, mulai dari kedokteran dan sains hingga transportasi logistik dan pertambangan.
IoT sudah menganalisis aliran data yang besar dari berbagai perangkat dan aplikasi secara bersamaan. Solusi "rumah pintar" didasarkan pada pusat pintar atau modul tertentu yang dengannya Anda dapat mengontrol sekelompok perangkat, bola lampu, peralatan listrik, alarm dan sistem pemanas di apartemen dan rumah.
Saat ini, dengan perkembangan teknologi, mereka sudah menjadi lebih murah dan berkembang pesat. Dengan mengumpulkan sistem โrumah pintarโ dan mobil ke dalam satu infrastruktur, kita akan mendapatkan sistem super, yang datanya dapat digunakan untuk memenuhi kepentingan pribadi dan kolektif.
Aplikasi kebugaran seperti Google Fit adalah contoh bagus dari penggunaan informasi ini. Mereka memproses informasi dari pelacak kebugaran, gelang pintar, jam tangan pintar dan membentuk gambaran keseluruhan tentang status kesehatan, aktivitas fisik, serta kemungkinan masalah dengan detak jantung, kadar gula darah dan suhu tubuh. Jika Anda menambahkan platform online untuk dokter dan rumah sakit ini, Anda mendapatkan platform super untuk mengelola kualitas hidup ratusan ribu orang.
Tetapi ada juga titik buta di dunia Internet of Things yang ideal ini. Tantangannya adalah bagaimana secara cerdas menggabungkan platform dan perangkat yang berbeda dari vendor yang berbeda dan pada saat yang sama menghindari risiko kebocoran informasi dan penggunaan yang tidak sah. Alat hibrid berikut sedang dikembangkan untuk bekerja pada berbagai perangkat dan platform: Samsung SmartThings dan Apple HomeKit untuk solusi rumah pintar; Dash dan Mojio untuk kontrol mesin yang cerdas; Validic dan Jawbone UP - untuk pemantauan kesehatan.
Selanjutnya, tugas menjadi lebih rumit. Jika Anda menutup banyak data yang diterima dari perangkat pintar pada satu atau lebih platform, nilai data tersebut akan hilang. Langkah selanjutnya adalah bekerja untuk mengintegrasikan berbagai platform sehingga termostat terhubung ke mobil pintar Anda, pelacak kebugaran ditautkan ke layanan belanja, dan jam tangan ditautkan ke keamanan elektronik di rumah atau kantor Anda.
Pada gilirannya, keterlibatan pengembang-konsumen telah melahirkan raksasa seperti Instagram, WeChat, Uber, dan bahkan Angry Birds. Bisnis multi-miliar dolar muncul dari keinginan konsumen, bukan dari gagasan pengembang. Jadi, setiap orang dapat berkontribusi pada aplikasi yang akan mereka gunakan. Inilah pendorong utama pertumbuhan "Internet of Things".
Untuk membuat produk, pengembang membuka akses ke pengguna dan calon pembeli untuk menyarankan, mengembangkan, dan menggunakan ide-ide baru untuk platform yang sudah berfungsi. Beberapa platform tersebut adalah Apple CarPlay dan Google Android Auto, yang memberikan akses kepada produsen mobil ke teknologi mereka.
Dalam jangka pendek, tidak hanya rumah, tetapi kota dan negara bagian akan menjadi "pintar". Bahkan para ahli yang paling berpengalaman sekarang merasa sulit untuk memprediksi masa depan IoT, tetapi sudah jelas bahwa kemungkinannya tidak terbatas.